Senin, 07 September 2026

MATERI SENI RUPA KELAS 7 BAB 1

 

🎨 SENI RUPA KELAS 7 — BAB 1

Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian menggambar.
  2. Mengenal objek flora, fauna, dan alam benda.
  3. Mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa dalam menggambar.
  4. Memahami prinsip komposisi dalam menggambar.
  5. Menggambar objek flora, fauna, dan alam benda dengan memperhatikan bentuk, proporsi, dan komposisi.
  6. Menunjukkan sikap kreatif, teliti, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berkarya.

B. Pengertian Menggambar

Menggambar adalah kegiatan menuangkan ide, gagasan, atau hasil pengamatan ke dalam bentuk visual menggunakan berbagai alat dan media.

Menggambar tidak hanya bertujuan menghasilkan gambar yang indah, tetapi juga dapat digunakan untuk:

  • menyampaikan gagasan;
  • menggambarkan objek yang diamati;
  • melatih kepekaan terhadap bentuk dan lingkungan;
  • mengembangkan kreativitas dan imajinasi.

C. Objek Menggambar

Dalam pembelajaran Seni Rupa kelas 7, objek menggambar dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:

1. 🌿 Flora

Flora adalah segala jenis tumbuhan yang dapat dijadikan objek gambar.

Contoh:

  • bunga;
  • daun;
  • pohon;
  • buah;
  • tanaman hias.

Saat menggambar flora, kita perlu memperhatikan bentuk, struktur, ukuran, tekstur, dan karakter tumbuhan.

2. 🐦 Fauna

Fauna adalah berbagai jenis hewan yang dapat dijadikan objek gambar.

Contoh:

  • burung;
  • ikan;
  • kucing;
  • kupu-kupu;
  • kelinci.

Dalam menggambar fauna, perhatikan bentuk tubuh, proporsi, gerak, karakter, dan tekstur hewan.

3. 🏺 Alam Benda

Alam benda adalah benda-benda yang berada di lingkungan sekitar dan dapat digunakan sebagai objek gambar.

Contoh:

  • botol;
  • gelas;
  • kendi;
  • vas bunga;
  • buku;
  • buah-buahan;
  • peralatan rumah tangga.

Dalam menggambar alam benda, kita perlu memperhatikan bentuk, ukuran, proporsi, perspektif, cahaya, bayangan, dan komposisi.


D. Unsur-Unsur Seni Rupa dalam Menggambar

Beberapa unsur penting yang digunakan dalam menggambar adalah:

1. Titik

Foto:https://id.pinterest.com/pin/590675307414802813/



Titik merupakan unsur seni rupa paling sederhana. Titik dapat digunakan untuk membuat tekstur atau membentuk objek.

2. Garis
https://id.pinterest.com/pin/526076800244853395/

Garis merupakan kumpulan titik yang memanjang.

Jenis garis antara lain:

  • garis lurus;
  • garis lengkung;
  • garis zig-zag;
  • garis spiral;
  • garis putus-putus.

3. Bentuk

Bentuk merupakan wujud suatu objek.

https://id.pinterest.com/pin/90423905013788971/

Contohnya:

  • lingkaran;
  • persegi;
  • segitiga;
  • bentuk bebas atau organis.

4. Warna

                                                  https://id.pinterest.com/pin/426997608437141380/

Warna memberikan kesan tertentu pada gambar.

Warna dapat berupa:

  • warna primer: merah, kuning, biru;
  • warna sekunder: hijau, jingga, ungu;
  • warna tersier;
  • warna netral.

5. Tekstur

Tekstur adalah kesan permukaan suatu benda.

https://id.pinterest.com/pin/2181499816611452/

Contohnya:

  • kasar;
  • halus;
  • licin;
  • berbulu;
  • keras.

6. Gelap Terang

Gelap terang digunakan untuk memberikan kesan volume, kedalaman, dan bentuk pada objek.

https://id.pinterest.com/pin/2181499816611452/

7. Ruang

Ruang adalah unsur seni rupa yang menunjukkan adanya jarak, kedalaman, keluasan, atau posisi antara satu objek dengan objek lainnya.

Dalam menggambar, ruang membuat objek tidak terlihat datar, tetapi dapat memberikan kesan dekat, jauh, besar, kecil, depan, dan belakang.

https://id.pinterest.com/pin/74590937574523379/



Jenis Ruang

Dalam seni rupa, ruang dapat dibedakan menjadi ruang nyata dan ruang semu.

A. Ruang Nyata

Ruang nyata adalah ruang yang benar-benar memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi serta dapat dirasakan secara langsung.

Contoh:

  • ruang kelas;
  • rumah;
  • gedung;
  • taman;
  • halaman sekolah.

Ruang nyata biasanya berkaitan dengan karya seni rupa tiga dimensi.

B. Ruang Semu

Ruang semu adalah ruang yang hanya terlihat atau terasa pada gambar dua dimensi, sehingga memberikan kesan adanya kedalaman meskipun permukaan gambarnya sebenarnya datar.

Contoh:

  • gambar jalan yang semakin jauh;
  • gambar pemandangan;
  • gambar ruangan;
  • gambar gedung dari kejauhan.

E. Prinsip Komposisi

Komposisi adalah cara menata atau menyusun objek dalam sebuah bidang gambar agar terlihat menarik dan seimbang.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Proporsi

Proporsi adalah perbandingan ukuran antara bagian-bagian objek.

Contoh: ukuran kepala, badan, dan kaki hewan harus terlihat sesuai.

2. Keseimbangan

Keseimbangan membuat gambar tidak terlihat berat sebelah.

3. Kesatuan

Semua unsur dalam gambar harus terlihat saling berhubungan.

4. Keselarasan

Unsur-unsur gambar sebaiknya memiliki hubungan yang harmonis.

5. Pusat Perhatian

Bagian tertentu dapat dibuat lebih menonjol agar menjadi fokus utama gambar.


F. Teknik Menggambar

Beberapa teknik yang dapat digunakan siswa kelas 7 antara lain:

✏️ 1. Teknik Arsir

Membuat gelap terang dengan menggunakan garis.

Contoh:

  • arsir searah;
  • arsir silang;
  • arsir mengikuti bentuk objek.

  • https://id.pinterest.com/pin/3588874697877030/

✏️ 2. Teknik Dussel

Menghasilkan efek gelap terang dengan menggosokkan pensil pada permukaan kertas.

https://id.pinterest.com/pin/20477373299507196/


✏️ 3. Teknik Pointilis

Membentuk gambar menggunakan titik-titik.

Semakin rapat titik, semakin gelap hasilnya.

https://id.pinterest.com/pin/6473993209975878/


✏️ 4. Teknik Blok

Memberikan warna atau arsiran secara penuh pada bagian tertentu.

https://id.pinterest.com/pin/39758409202207944/



G. Langkah-Langkah Menggambar

Langkah 1 — Menentukan objek

Pilih objek yang akan digambar, misalnya bunga, burung, atau vas.

Langkah 2 — Mengamati objek

Amati bentuk, ukuran, proporsi, tekstur, dan bagian-bagian objek.

Langkah 3 — Membuat sketsa

Buat gambar awal dengan garis tipis menggunakan pensil.

Langkah 4 — Memperjelas bentuk

Perbaiki bentuk objek dan tambahkan bagian-bagian yang diperlukan.

Langkah 5 — Memberikan gelap terang

Tambahkan arsiran sesuai arah datangnya cahaya.

Langkah 6 — Pewarnaan

Jika menggunakan warna, pilih warna yang sesuai dengan karakter objek.

Langkah 7 — Finishing

Periksa kembali gambar, rapikan garis dan hapus bagian yang tidak diperlukan.


H. Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang dapat digunakan:

  • kertas gambar;
  • pensil HB;
  • pensil 2B–8B;
  • penghapus;
  • rautan;
  • penggaris;
  • pensil warna;
  • krayon;
  • spidol;
  • cat air/poster.

I. Contoh Kegiatan Praktik

🖼️ Proyek: Menggambar Alam Benda

Tugas:

Gambarlah minimal 3 benda yang ada di lingkungan sekitar, misalnya:

gelas + botol + buah

Ketentuan:

  1. Buat sketsa terlebih dahulu.
  2. Perhatikan proporsi setiap benda.
  3. Susun objek dengan komposisi yang menarik.
  4. Gunakan teknik arsir untuk membuat gelap terang.
  5. Berikan warna sesuai kreativitas.
  6. Rapikan hasil akhir.

Aspek Penilaian

AspekSkor
Ketepatan bentuk25
Proporsi20
Komposisi20
Teknik menggambar20
Kreativitas & kerapian15
Total100

J. Rangkuman

Menggambar merupakan kegiatan menuangkan gagasan atau hasil pengamatan ke dalam bentuk visual. Objek gambar dapat berupa flora, fauna, dan alam benda. Dalam menggambar perlu diperhatikan unsur seni rupa seperti titik, garis, bentuk, warna, tekstur, serta gelap terang. Selain itu, komposisi, proporsi, keseimbangan, kesatuan, dan pusat perhatian juga penting agar gambar terlihat menarik. Berbagai teknik dapat digunakan, seperti arsir, dussel, pointilis, dan blok.


📝 K. Latihan Soal

Pilihan Ganda

1. Kegiatan menuangkan ide atau gagasan ke dalam bentuk visual disebut ....
A. menari
B. menggambar
C. bernyanyi
D. membaca

2. Bunga, daun, dan pohon termasuk objek ....
A. fauna
B. alam benda
C. flora
D. geometris

3. Kucing, burung, dan ikan termasuk objek ....
A. flora
B. fauna
C. alam benda
D. dekorasi

4. Teknik membuat gambar dengan menggunakan titik-titik disebut ....
A. arsir
B. blok
C. dussel
D. pointilis

5. Perbandingan ukuran bagian-bagian suatu objek disebut ....
A. tekstur
B. proporsi
C. warna
D. komposisi

Isian

  1. Unsur seni rupa paling sederhana adalah ....
  2. Kesan permukaan suatu benda disebut ....
  3. Teknik membuat gelap terang menggunakan garis disebut teknik ....
  4. Benda seperti gelas, botol, dan vas termasuk objek ....
  5. Penataan objek dalam bidang gambar disebut ....

Sabtu, 07 Juni 2025

Hasil Telaah Video Pembelajaran Berdiferensiasi | Tugas PPA Umum Topik 2 Teks 3| PPG Dalam Jabatan Tahap 1 2025| Riska Wahyu Putri | LPTK Universitas Widya Dharma Klaten



 

Bapak & Ibu serta pembaca, mohon berkenan memberikan komentar, kritik dan saran yang membangun untuk tugas PPG saya. Terimakasih


TUGAS MODUL 1

Pembelajaran Mendalam dan Asesmen (Umum)

 

Nama              : Riska Wahyu Putri, S.Pd.

No. UKG         :202000895707

Instansi            : SMP Negeri 1 Kendal

LPTK               : Universitas Widya Dharma Klaten

NIM                 :2501091752

Topik               : Merancang Pembelajaran Berdiferensiasi

Sub Topik        : Telaah Video Pembelajaran Berdiferensiasi

 

Bapak/Ibu guru, setelah menelaah ketiga video tersebut, uraikan bagaimana masing-masing guru pada video tersebut mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi untuk mencapai tujuan pembelajaran?

Tabel 2.1 Telaah Video Pembelajaran Berdiferensiasi


 

 


Video 1

 

Video 2

 

Video 3

Ibu Putu mengidentifikasi 
kendala yang beliau temui di
kelas, mulai dari siswa yang
mengantuk, tidak konsentrasi
dan kesulitan belajar.
 Kemudian, Bu Putu menerapkan
 pembelajaran berdiferensiasi
dengan asesmen awal dengan
 menanyai cita-cita siswa, lalu
menghadirkan pembelajaran
sesuai dengan hobi/cita-cita
siswa. Anak-anak diberikan
kesempatan untuk memilih sub
 materiapa yang ingin
dipelajari. Bu Putu mampu
 membuat siswa lebih
 bersemangat untuk belajar
dengan beliau setelahmenerapkan
 diferensiasi

 

 



Bapak Daman menerapkan diferensiasi proses pada pembelajaran Matematikanya, beliau mengawali dengan melakukan asesmen diagnostik, lalu membentuk kelompok sesuai dengan asesmen awal tersebut. Siswa lebih semangat belajar matematika dan juga berani/tertarik untuk bertanya  kepada guru apabila kesulitan, ini karena anak-anak belajar sesuai kemampuan awalnya.Pak Daman memberikan kesempatan anak yang lebih memiliki kemampuan awal dengan belajar mandiri dengan berbagai media &
melakukan pendampingan kepada siswa yang masih kurang memahami materi.

 

Ibu Lia memberikan kesempatan kepada siswanya untuk berdiskusi dengan kelompoknya dan menentukan hasil akhir/produk dari materi yang mereka pelajari. Bu Lia membentuk kelompok sesuai dengana minat lintas pelajaran di materi Aksara Murda.

Anak-anak lebih bersemangat untuk mempelajari materi bahasa Jawa.

 

Diantara tiga video tersebut, komponen diferensiasi manakah yang menurut Bapak/Ibu paling efektif untuk diterapkan pada pembelajaran? Mengapa?

Menurut saya semua efektif, tetapi yang paling menarik untuk saya ada di diferensiasi produk. Siswa dapat menentukan hasil akhir yang mereka inginkan sesuai dengan materi yang disampaikan. Dengan produk akhir yang mereka tentukan diharapkan dapat memacu ketertarikan siswa untuk mempelajari sebuah materi.

 

Hasil tugas saya dalam bentuk pdf.

https://drive.google.com/file/d/1Rj0FHA5YUfcHK07b1o9TETa4GgFOAFSh/view?usp=sharing

Hasil Telaah Perancangan Pembelajaran dengan Prinsip UbD | Tugas PPA Umum Topik 1 Teks 3 | PPG Guru Tertentu Tahap 1 2025 | Riska Wahyu Putri, S.Pd

 Hasil Telaah Perancangan Pembelajaran dengan Prinsip UbD | Tugas PPA Umum Topik 1 Teks 3 | PPG Guru Tertentu Tahap 1 2025 | Riska Wahyu Putri, S.Pd, LPTK : Universitas Widya Dharma Klaten

Berikut adalah hasil kerja saya, mohon untuk para pembaca/Bapak Ibu guru teman sejawat untuk dapat melihat, membaca lalu berkenan memberikan saran dan kritik, terimakasih.


TUGAS MODUL 1

Pembelajaran Mendalam dan Asesmen (Umum)

 

Nama              : Riska Wahyu Putri, S.Pd. No. UKG                  202000895707

Instansi            : SMP Negeri 1 Kendal

LPTK               : Universitas Widya Dharma Klaten NIM                          2501091752

Topik               : Menelaah prinsip dan konsep Understanding by Design dalam merencanakan pembelajaran

Sub Topik       : Menelaah dengan prinsip Understanding by Design.

 

Bapak/Ibu guru, pada tahap sebelumnya Bapak/Ibu guru telah mengeksplorasi prinsip UbD dalam merancang pembelajaran. Pada tahap ini, siapkan salah satu perencanaan pembelajaran (RPP/modul ajar) yang Bapak/Ibu guru miliki. Ajaklah teman sejawat/kepala sekolah/pengawas untuk menelaah rancangan pembelajarannya dengan mengisi rubrik checklist. Rubrik ini memandu Bapak/Ibu guru dalam merefleksikan perencanaan pembelajaran dengan pendekatan UbD. Dengan demikian, Bapak/Ibu guru dapat mengetahui sejauh mana perencanaan pembelajaran tersebut relevan dengan prinsip UbD.

Tabel 1.2 Rubrik Checklist Perancangan Pembelajaran dengan Prinsip UbD

 

Item Pernyataan

Sudah

Belum

 

Langkah 1. Menentukan Tujuan Pembelajaran

 

Saya mengidentifikasi sasaran pembelajaran dan fokus pada pemahaman konsep yang mendalam dan penerapan pengetahuan dalam konteks nyata.

 

 

 

Saya menentukan pemahaman utama yang mencakup inti dari pembelajaran dan evaluasi pemahaman peserta didik.

 

 


 

Saya mengidentifikasi kemampuan penting yang fokus pada keterampilan yang relevan dengan konten pembelajaran dan dapat diterapkan di kehidupan nyata.

 

 

 

 

Saya merumuskan pertanyaan esensial yang mendorong peserta didik untuk menjelajahi konsep-konsep dan merumuskan pemahaman mereka sendiri.

 

 

 

 

Saya menentukan kriteria keberhasilan capaian pembelajaran.

 

 

 

Saya merumuskan tujuan pembelajaran dalam berbagai kategori kemampuan peserta didik.

 

 

 

Langkah 2. Menentukan Asesmen Pembelajaran

 

Saya mengidentifikasi bukti kinerja atau produk yang dapat menunjukkan pencapaian tujuan pembelajaran.

 

 

 

Saya merancang rubrik penilaian yang jelas dan terukur untuk setiap jenis bukti kinerja.

 

 

Saya merancang asesmen berdasarkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

 

 

Saya merancang asesmen formatif untuk mengukur capaian pembelajaran yang berkelanjutan selama proses pembelajaran.

 

 

 

Saya mengembangkan instrumen penilaian autentik.

 

 

 

Saya     mengumpulkan      data     asesmen      untuk     mengetahui perkembangan pencapaian peserta didik. Selanjutnya, dipergunakan

sebagai dasar menentukan tindakan lanjutan.

 

 

 


 

Langkah 3. Merancang Kegiatan Pembelajaran

 

Saya menentukan alur belajar berorientasi pada pencapaian tujuan pembelajaran.

 

 

 

Saya mendesain aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk menjelajahi konsep secara mendalam.

 

 

Saya memilih strategi pembelajaran yang relevan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang terdapat pada asesmen.

 

 

Saya memilih model/metode/pendekatan pembelajaran yang relevan untuk mencapai tujuan pembelajaran.

 

 

Saya mengembangkan aktivitas berdasarkan kebutuhan belajar peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran.

 

 

Saya mengembangkan aktivitas pembelajaran terintegrasi dengan konteks nyata.

 

 

Saya mengembangkan aktivitas pembelajaran berdasarkan keragaman kemampuan awal peserta didik.

 

 

 

Saya mendesain aktivitas pembelajaran berbasis active learning.

 

 

Saya mengembangkan aktivitas pembelajaran untuk mencapai konsep-konsep esensial.

 

 

Bagaimana kesimpulan Bapak/Ibu guru setelah mengisi rubrik checklist? Berdasarkan rancangan pembelajaran yang Bapak/Ibu guru miliki, pada poin berapa saja yang perlu diperbaiki?



Setelah saya mengisi rubrik checklist, saya mengetahui bahwa rancangan pembelajaran saya cukup sesuai dengan prinsip UbD, seperti dalam hal menentukan TP, merancang kefiatan belajar siswa dan menggunakan asesmen secara bertahap dalam proses pembelajaran.

Namun, ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki, seperti TP yang saya buat belum mencakup semua kemampuan siswa, masih terfokus pada pengetahuannya saja, rubrik tentang kriteria penilaian sudah dibuat, akan tetapi belum cukup baik.

Penilaian yang saya gunakan masih banyak dalam bentuk tertulis, anak-anak belum terlalu mengeskplorasi melalui kegiatan praktik/ aksi nyata, padahal siswa dapat mempelajari pelajaran yang berguna dan dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Saya masih perlu untuk lebih mengenali kemampuan siswa di awal terlebih dahulu, lalu menyesuaikan kegiatan pembelajaran agar semua siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik dan sesuai kebutuhan masing- masing.

Selanjutnya, saya masih perlu memastikan dan membimbing anak- anak agar mereka memahami/mengerti bahwa kegiatan pembelajaran tidak hanya mengerjakan soal/latihan, tetapi juga membantu siswa memahami inti dari pelajaran tersebut.



Tugas saya dalam bentuk pdf
PPA Umum Topik 1 Teks 3